Bir...
Wisky...
Membuat suasana kibang
Angka sembilan menjadi keputusan
Angka sembilan menjadi keramat
Sesantai itukah langkahnya..?
Setenang itukah tatapannya..?
Tak mendengarkah isak tangis yang menggelegar..?
Tak melihatkah amarah yang membludak..?
Tak merasakan kah hati yang remuk..?
Tak merasakan dosakah ia..?
Oh, mungkin ia tuli..
Mungkin buta...
Atau mungkin ia bisu...
Namun kemana akal sehatnya sebagai insan..
sembilan nyawa dibinasakan tanpa dosa..
Cukup kata ‘maaf’
Namun seberat itukah bibirnya bergerak?
Biadab..!
Kotor..!
Kau pantas di bui..!
Tidak..!
Kau pantas mati, hey, wanita jalang..!
Itulah keputusan angka sembilan..
Dan renungkanlah sebuah tragedi ini
Tragedi yang memilukan
Tragedi tugu tani...
Oleh: Ria Dwi Lestari

0 komentar:
Posting Komentar