skip to main
skip to sidebar
Matahari adalah salah
satu sumber energi bagi bumi. Panasnya matahari dapat menghangatkan bumi dan
sinarnya mampu menerangi bumi. Matahari terdiri dari gelombang inframerah,
cahaya tampak, dan sinar ultraviolet. Radiasi ultraviolet(UV) memiliki banyak
efek baik menguntungkan maupun merugikan terhadap kesehatan. Hal yang
menguntungkan ialah sinar matahari pagi merupakan sumber pembentukan vit.D
namun jika siang hari dapat beresiko penyakit kulit dan mata. Sinar UV dapat
memeprcepat penuaan pada kulit, kulit tidak mulus, flek, bercak kehitaman.
Itulah sebabnya kanker kulit muncul pada bagian tubuh yang selalu terbuka dan
terpapar langsung sinar matahari.
Bagaimana Melindungi Kulit dan tubuh
Dari Sinar Ultraviolet (UV)?
-
Jangan terpapar langsung dengan sinar matahari antara jam 10 siang – 3
sore. Berteduhlah jika diperlukan.
-
Kenakan jilbab sesuai syar’i (longgar, tidak tipis, dan tidak ketat).
-
Pilih bahan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat (linen, rayon,
katun).
-
Gunakan tabir surya pada kulit yang sering terkena sinar matahari dan
pilihlah yang mengandung waterproof (tahan air) dan sweatproof (tahan
keringat).
-
Perbanyak meminum air putih.
-
Gunakan kaca mata gelap agar terhindar ari penyakit katarak yang disebabkan
oleh sinar UV.
Para ahli kesehatan
menyarankan agar memakai payung, topi, pakaian longgar yang mampu menutup
sebagian besar tubuh, dan memakai tabir surya untuk melindungi kulit dari sinar
UV. Dan para ahli medis menyarankan agar memakai baju tebal, penutup kepala,
tidak mengenakan jeans ketat saat cuaca dingin. Panas tubuh hilang melalui
kepala sehingga disarankan untuk melindungi kepala dalam cuaca dingin tersebut.
Hal ini terbukti bahwa kerudung dapat mencegah seseorang dari kehilangan panas
di waktu musim dingin.
Para ahli kesehatan dan
medis telah menggambarkan bahwa dengan merekomendasikan busana muslimah sebagai
busana terbaik dari pakaian yang ada. Hal ini membuktikan bahwa selalu ada
alasan yang begitu baik di setiap aturan Allah SWT yang memberikan kepada
umatnya, umat manusia. Jelas sudah bahwa kebijakan Allah dalam mewajibkan
berjilbab adalah untuk memberikan perlindungan pada wanita baik sisi
psikologis, sosial maupun kesehatan. Maha Besar Allah, Maha Sempurna aturan
Allah.
“Diharamkan bagimu
(memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama
selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan
diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan
(diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga)
mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah
kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan)
agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku.
Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan
kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka
barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya
Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Q.S Al-Maa’idah: 3)
↑
up
0 komentar:
Posting Komentar