Assalamu'alaikum...
Play Bunda_Melly G
Aku tulis ini dalam keadaan hati yang berkalut berselimut kabut putih. Tak dapat dijelaskan kata-kata namun mengalir begitu saja tangan ini menuliskan segelintir cerita yang merisaukan.
Ibu...
tiga huruf, satu kata yang mampu meluluhkan hati setiap orang. Iya, termasuk saya. Ibuku selalu menyangka bahwa aku tidak pernah mencintainya. Pernah suatu ketika dia berkata kepadaku "Iya, kamu senang kan kalau ibu mati cepet". Seketika sekujur tubuhku seperti disambar petir dan hingga saat ini masih terngiang (menangis). Saat itu aku hanya diam. Aku tak bisa berbuat apa-apa. Selalu... yang ku lakukan memendam dan berdiam.
Sungguh, aku mencintainya melebihi nyawaku. Saat ibuku sakit, dihadapannya aku biasa-biasa saja. Namun berbeda saat aku memasuki kamarku, kamar yang menjadi saksi bisu tangis dan tawaku. Aku menangis, terpukul, rasanya aku ingin menempatkan posisi dia. Tapi aku selalu salah dalam bersikap. Selalu bingung mengutarakan isi hati betapa aku mencinta.
Aku ini seorang yang tertutup, selalu memendam apa yang dirasa, selalu salah bersikap pada yang dicinta, dan aku lebih baik memilih sakit daripada aku mengungkapkan apa yang ada dihatiku. Karena hal itu, semua orang mencapku sebagai wanita cuek dan tidak peka.
Sikapku selalu salah dalam menyikapi orang yang aku cintai. Aku berpura-pura tidak peduli, aku menjauh, aku cuek padahal aku begitu mencintainya. Tapi aku salah dan inilah polosnya aku dalam mencintai seseorang termasuk ibuku :'(. Selalu aku pendam apabila aku mencintai manusia dan inilah kebodohanku yang entah sampai kapan berlalu.
Aku mencintaimu, ibu.. dengan seluruh raga dan jiwa ini. Aku mau melakukan apapun demi kamu :*. Semoga Ibu tahu itu...
Play Satu Rindu_Opick
My Mom and I
Love You :*
Wassalamu'alaikum...


0 komentar:
Posting Komentar